Informasi Berita Aktual - Anak Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjadi korban pemukulan saat menyaksikan laga antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, pada Selasa, 26 Juni 2018. Pelaku pemukulan adalah seorang suporter Persija yang biasa disebut Jakmania.
Insiden pemukulan anak Menpora itu terekam dalam video yang kemudian beredar luas di media sosial. Video itu pertama kali diunggah oleh akun @extragreentime pada Kamis, 28 Juni 2018.
Dalam video itu tergambar detik-detik ketika anak Menpora menerima pukulan di bagian kepala dari seorang Jakmania.Agen Poker
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan insiden pemukulan itu bermula ketika terjadi keributan usai terjadinya gol yang dicetak pemain Persebaya Rishad Fauzi ke gawang Persija pada menit ke-20.
Salah seorang suporter Persebaya yang biasa disapa Bonek ikut merayakan selebrasi gol tersebut di tribun penonton yang kemudian memicu kemarahan Jakmania yang juga berada di tempat yang sama.
Jakmania yang jumlahnya lebih banyak kemudian meminta bonek tersebut meninggalkan tribun.
Entah apa penyebabnya, anak Menpora yang mengenakan kaos dan topi berwarna hijau yang dipakai terbalik dan sedang berjalan di tribun tiba-tiba didekati seorang Jakmania bertopi hitam yang mengenakan kostum Persija. Agen Poker
Pria tersebut kemudian melayangkan pukulan ke arah kepala anak Menpora tersebut.
Anak Menpora yang terkena bogem mentah itu terlihat goyang setelah terkena pukulan. Kemudian seorang pria berbaju putih yang diduga ajudan anak Menpora sontak menghampiri pelaku pemukulan tersebut, namun kemudian dipisahkan oleh sejumlah orang yang diduga Jakmania lainnya.
Hingga kini video berdurasi sekitar 10 detik itu telah disaksikan oleh 9.605 netizen dan mengundang beragam komentar pro-kontra baik dari pendukung Persija maupun Persebaya.
Baca Juga : Gunung Agung Karang Asem Bali keluarkan Cahaya Api | Agen Poker
Baca Juga : Jagoan Partai PPP Djarot Kalah Karena Isu Sara | Agen Poker



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.