Informasi Berita Aktual - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan Rina Casrina, seorang perempuan yang diduga dibunuh mantan kekasihnya di sebuah gudang kosong tempat penyimpanan kayu Jalan Meruya ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Berdasarkan penyelidikan sementara, kuat dugaan dalang pembunuhan Rina adalah mantan kekasihnya sendiri, Aris.
"Dugaan kuatnya memang dia (pelakunya), terutama setelah penyidik mendalami isi pesan yang dikirimkan olehnya kepada pihak keluarga. Doakan saja, mudah-mudahan bisa segera ditemukan," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Supriadi
Meski demikian, kata Supriadi, piihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menjerat Aris.
Rina Casrina ditemukan tewas pada Minggu, 1 Juli 2018. Rina yang mengenakan kerudung hitam tewas dengan posisi telentang dan tertutup karpet di sebuah gudang kosong tempat penyimpanan kayu Jalan Meruya ilir, Kembangan, Jakarta Barat.
Mayat Rina pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh keluarganya setelah mendapat pesan singkat melalui media sosial Facebook. Pengirim pesan tak lain ialah mantan kekasih Rina, Aris.
Dalam pesannya, Aris mengatakan mencari sebuah gudang kosong jika ingin menemui Rina. Sebab wanita itu telah tak bernyawa lantaran telah dicekik oleh dirinya.
Kepada salah satu teman dekatnya yakni Maria, Rina pernah menumpahkan isi hatinya. Kepada Maria, Rina mengakui kalau ia ingin mengakhiri hubungan percintaan dengan Aris. Salah satu alasannya karena sudah tidak kuat lagi menahan beban.
Aris sendiri ditangkap polisi di daerah Lampung. Penangkapan terhadap terduga pelaku dilakukan ketika hendak menjual perhiasan milik korban. Hal ini diungkapkan pihak keluarga korban bernama Jum Kartini setelah mendapat informasi dari ayah korban.
Jum mengungkapkan, pamannya mengetahui terduga pelaku telah ditangkap setelah mendapat informasi dari pihak kepolisian yang menyebut pelaku pembunuhan anaknya telah berhasil ditangkap. Informasi polisi menyebut pelaku yang diduga Aris ditangkap di wilayah Lampung saat hendak menjual perhiasan perempuan nahas berusia 21 tahun tersebut. MG DP
Baca Juga : Tentara AS diam-diam menggunakan rekrut imigran | Agen Poker
Baca Juga : Hakim federal mogok 'bermasalah' hukum negara bagian California perlindungan, menjunjung dua lainnya | Agen Poker



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.