Informasi Berita Aktual - Perusahaan listrik milik negara PLN telah mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat tsunami yang melanda Selat Sunda, provinsi Banten dan Lampung, menewaskan 429 orang.
Bencana ini dipicu oleh tanah longsor bawah laut setelah letusan Anak Krakatau.
Wakil presiden eksekutif PLN untuk komunikasi korporat dan CSR I, Made Suprateka, mengatakan perusahaan akan mempercepat pekerjaan, baik di Banten maupun Lampung.
"Teknisi PLN bekerja siang dan malam," kata Suprateka, Selasa
Di Bandar Lampung, khususnya di desa Way Muliah, Kalianda, PLN telah memperbaiki 27 dari 30 stasiun distribusi, yang melibatkan 40 teknisi, perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan pers, menambahkan bahwa 90 persen dari infrastruktur telah diperbaiki.
Di Pandeglang dan Carita, Banten, PLN telah memperbaiki 180 gardu listrik, sementara 68 gardu lainnya sedang diperbaiki, kata pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa 16 tiang listrik yang runtuh saat tsunami telah dipasang kembali.
Personil dari Bogor, Banten dan Jakarta terlibat dalam proses ini.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan 17 tim tanggap darurat kementerian telah dikerahkan untuk membantu para penyintas.
Dia mengatakan beberapa anggota dilengkapi dengan alat berat untuk bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) dalam proses pemulihan.
Baca Juga : Indonesia menyelidiki asal-usul tsunami Selat Sunda | Agen Poker
Baca Juga : Gereja-gereja menyebarkan pesan persatuan pada Hari Natal | Agen Poker
Baca Juga : Pesawat patroli SDF 'berulang kali menyala' oleh kapal Korea Selatan | Agen Poker
Baca Juga : 120 mengungsi akibat kebakaran di Kemayoran | Agen Poker



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.