Informasi Berita Aktual - Pada awal Februari lalu, Herman merasakan sakit di pergelangan tangan dan jari-jarinya.
Pemuda asal Kecamatan Campalgian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini kemudian berobat ke RSUD Polewali Mandar setelah mendapat rujukan dari Puskesmas Campalagian.
Dia kemudian mendapatkan resep dokter dan menjalani terapi. Akan tetapi, penyakit Herman bukannya sembuh, ia justru malah lumpuh.
Pada Kamis (21/2/2019) kemarin, Herman tidak bisa menggerakkan seluruh anggota badannya. Keluarganya pun menduga anaknya tersebut jadi korban malapraktik dokter RSUD Polewali Mandar.
Sebelumnya, pihak keluarga yang kaget dengan kondisi Herman kembali membawa pemuda tersebut ke RSUD Polewali Mandar. Namun sepekan menjalani perawatan di rumah sakit tersebut, tidak ada perkembangan berarti.
Pihak RSUD Polewali Mandar menganjurkan Herman dirujuk ke rumah sakit di Makassar. Herman pun kemudian dibawa pulang karena keterbatasan biaya keluarganya.
“Saya lagi menunggu kedatangan suami saya dari Kalimantan sebelum mengambil sikap mengadukan kasus dugaan malapraktik ini ke polisi,” jelas Ati, ibu Herman saat ditemui di rumahnya, Kamis.
Lantaran tak ada biaya, kini Herman hanya menggunakan ramuan tradisional untuk meredakan sakitnya.
Tanggapan pihak RSUD Polewali Mandar
Kabag TU RSUD Polewali Mandar Andi Hizbullah menanggapi akan adanya upaya hukum yang akan ditempuh pihak keluarga Herman.
Menurut dia, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu kasusnya, termasuk riwayat penyakit Herman.
“Kita akan pelajari dulu. Kita akan ihat riwayat penyakitnya. Kasus ini juga akan dibicarakan di tingkat Komite Medik,” jelas Andi Hizbullah, Kamis
Baca Juga : Jangan mengkonsumsi ikan, kerang dari Teluk Jakarta |Agen Poker
Baca Juga : Bandung mengeluarkan kartu ID pertama dengan kolom agama asli | Agen Poker


